Usai Tetapkan 4 Tersangka, Polisi Terus Dalami soal Putu Mahasiswa STIP yang Tak Dianiaya Senior

Kasus meninggalnya Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Putu Satria Ananta Rustika (19) masih berlanjut. Polisi tidak stop dengan adanya tiga tersangka baru yang sudah ditetapkan

Hal itu diakui Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Bijak Setyawan soal info Putu yang rupanya sudah sering kali dianiaya oleh seniornya untuk didalami lebih lanjut.

“Ya jika ada fakta baru pasti menjadi bahan penyidikan lebih lanjut,” kata Gidion ketika dikonfirmasi, Jumat (10/5).

Kecuali itu, Gidion juga membuka kans akan memeriksa kekasih dari Putu. Hal itu berkaitan dengan isi curhatan dari Putu kepada kekasihnya yang mengeluh dianiaya seniornya.

“Boleh juga kami mintai keterangannya, nanti kami koordinasi dengan situs slot gacor pengacaranya,” ucap Gidion.

Dianiaya
Sebelumnya, menurut curhatan korban ke kekasihnya sempat dibongkar Pengacara keluarga Putu, Tumbur Aritonang bahwa korban pernah bercerita dianiaya oleh seniornya di STIP.

“Betul (pernah pemukulan itu bukan cuman sekali),” kata Tumbur ketika dikonfirmasi, Kamis (9/5/2024).

Tumbur juga menyebut, mahasiswa STIP ini sering kali kali dipanggil oleh seniornya sampai menyebabkan luka lebam di bagian tubuhnya.

“‘Ada aja aku dipanggil terus sama senior, dipukulin terus-terusan. Sakit dadaku, ulu hati terus yang diincer’,” kata Tumbur seperti dalam pesan singkat WhatsApp.

Tersangka
Adapun, Polres Metro Jakarta Utara sudah menentukan tiga tersangka baru dalam kasus penganiayaan taruna tingkat satu STIP, ialah AK, WJP, dan FA. Mereka disimpulkan terlibat dalam kekerasan eksesif yang dikerjakan tersangka utama Tegar Rafi Sanjaya (20) kepada korban.

Atas dasar itu, kepada tersangka, AK, WJP dan KAK dikenakan persangkaan Pasal 55 juncto Pasal 56 yang bermakna ikut serta melakukan tindak pidana. Searah dengan pidana pokok Tegar Pasal 338 juncto subsider Pasal 351 ayat (3) dengan ancaman sanksi 15 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *