Suami Mutilasi Istri di Ciamis Didiagnosis Gangguan Jiwa

Jakarta Hasil pemeriksaan kejiwaan kepada Tarsum (51), pelaku kasus menghilangkan nyawa orang lain dan mutilasi kepada istrinya, Yanti (40), yang terjadi di Dusun Sindangjaya, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, telah keluar. Rumah Sakit Awam Daerah (RSUD) Ciamis mengharuskan Tarsum direferensikan ke RS Jiwa Cisarua.

“Berdasarkan dokter kejiwaan perlu observasi sebab mengalami depresi. Makanya untuk tahu tingkatannya itu belum bisa dipastikan,” ujar Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Joko Prihatin kepada wartawan, Rabu (8/5/2024).

Berdasarkan Joko, tersangka akan menjalani observasi selama 14 hari dan telah diserahkan ke RS Jiwa Cisarua pada Selasa, 7 Mei 2024. Hal itu dikerjakan demi memutuskan pantas tidaknya polisi melanjutkan proses penegakan regulasi terhadapnya, sambil berkoordinasi dengan jaksa.

“Jadi dari regu dokter RSUD Ciamis selama dua hari mereka melaksanakan observasi kemudian, mereka akibatnya sebab untuk kepentingan penyidikan semestinya ada observsi lebih lanjut,” terang Joko.

Polisi sah memutuskan Tarsum (41) sebagai tersangka situs slot gacor kasus menghilangkan nyawa orang lain dan mutilasi kepada istrinya, Yanti (40), yang terjadi di Dusun Sindangjaya, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Melainkan semacam itu, petugas tetap akan melaksanakan tes kejiwaan terhadapnya.

“Penetapan tersangka menurut alat bukti pantas dengan Pasal 184 KUHAP,” tutur Kapolres Ciamis AKBP Akmal ketika dikonfirmasi, Senin (6/5/2024).

Berdasarkan Akmal, hasil dari tes kejiwaan nantinya bisa menjadi pertimbangan proses penegakan regulasi kepada tersangka.

“Sekiranya malah nanti ada penemuan terkait dengan kejiwaan pelaku, tentu kami bisa evaluasi,” kata Akmal.

Tarsum Mengalami Perubahan Karakter
Tarsum (41), warga Dusun Sindangjaya, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tega membunuh dan mutilasi istrinya sendiri, Yanti (40). Parahnya lagi, Yanti dibunuh dan dimutilasi ketika tengah menuju pengajian.

Polres Ciamis tengah menangani kasus menghilangkan nyawa orang lain secara sadis ini. Rencananya, Tarum akan diperiksa kejiwannya.

“Senin akan diperiksa kejiwaannya,” kata Kapolres Ciamis AKBP Akmal ketika dihubungi, Sabtu (4/5/2024).

Pemeriksaan kejiwaan Tarsum sehubungan dengan penelusuran sementara kepolisian yang menceritakan bahwa sebelum kejadian pelaku mengalami perubahan karakter dan sifat.

Pemeriksaan kejiwaan itu juga dikerjakan untuk mengenal secara terang motif Tarsum yang semacam itu tega membunuh dan memutilasi istrinya. Malahan, potongan daging istrinya sempat ditawarkan ke warga sekitar.

Akmal menambahkan hingga ketika ini telah ada tujuh saksi yang telah dimintai keterangannya terkait kasus suami mutilasi istri ini. Hanya saja untuk pihak keluarga terkait masih belum bisa dikerjakan pemeriksaan.

“Untuk keluarga sementara kami pending dulu, sebab masih suasana kesedihan,” kata Akmal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *